Materi Kajian Bahasa Arab (Bahasa Al-Qur'an)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara-saudara sekalian yang senantiasa mendapatkan ramat dari Alah SWT.

Meneruskan informasi tentang rencana kajian Bahasa Al-Qur'an atau Bahasa Arab yang telah kami sampaikan minggu lalu, berikut kami sampaikan materi-materi dari Pak Tri Widayatno, ST. M.Sc. dkk., yang telah discann dan dibuat soft copy dalam format pdf oleh Mbak Yuni Wahyu Hansudi, M.Sc.(karena terbatasnya space maka file akan diupload dimilis MS_UK@yahoogroups.com).

Materi inilah yang akan kita jadikan rujukan dalam kajian yang akan kita lakukan. Namun selain itu, pengasuh berpesan agar semua peserta menyiapkan juga "Al-Qur'an" yang cukup besar, sehingga memungkinkan untuk menyimak dan coret-coret dengan "pensilnya", karena satu-satunya pendukung lembar kerja belajar kita dalam conferensi maya ini, selain materi pokok adalah ayat-yat yang ada didalam Al-Quran.

Semoga Allah memudahkan urusan kita semua, dan selamat mengikuti semoga sukses.

Wassalamu'alaikum

a.n Pengasuh

Maklumat Ramadan 1430H

 

Assalaamu’alaikum Wr Wb

 

 Alhamdulillaah wa syukrulillaah, kita semua hendaknya bersyukur kepada Allah swt yang telah melimpahkan nikmat, rahmat, dan hidayahnya kepada kita. Nikmat yang terbesar yang masih kita terima adalah kesempatan (waktu), yaitu kesempatan untuk hidup dalam Iman dan Islam, termasuk kesempatan untuk memasuki bulan termulia, bulan Ramadhan 1430 H. 

 MARHABAN YA RAMADHAN 1430 H ..........

 

Kami pengurus Muhammadiyah UK memaklumkan dan menghimbau kaum Muslimin-Muslimat di mana saja berada, dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1430 H, sebagai berikut:

SK Pengurus Baru PCIM UK 2009-2011

Pada tanggal 23 Juni 2009 (28 Jumadats Tsaniyah 1430H), telah diterbitkan surat keputusan (SK) Pengurus Pusat Muhamaddiyah Perihal Ketetapan Pengurus Baru PCIM UK Periode 2009-2011. Semoga para pengurus baru diberi kekuatan dan kemudahan Allah untuk menjalankan amanat ini.

Kajian Aqidah dan Akhlaq (ke-12)

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

HAL-HAL YANG MENGHANCURKAN SYAHADATAIN (lanjutan, ke-4)
 
10. Lebih mencintai dunia dari pada akhirat, dunia segala-galanya
 
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الآخِرَةُ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (QS al-An’am 6:32)
 
زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُواْ وَالَّذِينَ اتَّقَواْ فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللّهُ يَرْزُقُ مَن يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas (QS al-Baqarah 2:212)

Kajian Aqidah dan Akhlaq (ke-11)

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

 
HAL-HAL YANG MENGHANCURKAN SYAHADATAIN (lanjutan, ke-3)
 
7. Beramal dengan tujuan selain Allah
What is the purpose of life ? What for do you live ? Kebanyakan orang biasanya menjawab pertanyaan apa tujuan hidup atau untuk apa hidup adalah kebahagiaan, kepuasan, kenikmatan, ketentraman, kedamaian, atau kerukunan. Biasanya orang menyatakan: tujuan makan-minum adalah kenyang-sehat-kuat, tujuan tidur adalah kesegaran-kesehatan, tujuan bekerja adalah memperoleh nafkah (uang), tujuan bisnis adalah cari untung (uang), tujuan olahraga adalah kesehatan, tujuan sekolah (studi) adalah cari ilmu-ijasah-gelar, tujuan lomba (pertandingan) adalah menang-juara-hadiah, dan sebagainya. Semua tujuan tersebut adalah manusiawi. Namun demikian, marilah semua tujuan tersebut disirami atau diwarnai dengan ridho Allah (the pleasure of Allah), yaitu kesehatan, kekuatan, kesegaran, nafkah, uang, ilmu, ijasah, hadiah, dsb-dsb., yang diridhoi oleh Allah ar-Rahmaan ar-Rahiim.

Kajian Aqidah dan Akhlaq (ke-10)

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

HAL-HAL YANG MENGHANCURKAN SYAHADATAIN (ke-2)
 
4. Mengingkari (tidak mengimani) salah satu dari nama, sifat, dan af’al Allah.
Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (QS al-A’raaf 17:110).

Kajian Aqidah dan Akhlaq (ke-9)

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

HAL-HAL YANG MENGHANCURKAN SYAHADATAIN (ke-1)

Sa’id Hawwa, dalam bukunya yang berjudul al-Islam, menyatakan bahwa setidaknya ada 20 hal yang dapat menghancurkan syahadatain. Jika syahadatain hancur, maka runtuhlah bangunan Islam dalam diri seseorang. Oleh karena itu, muslimin dan muslimat harus sangat berhati-hati terhadap 20 hal yang dapat menghancurkan syahadatain, yaitu:

1. Tidak menegakkan hukum Allah Ta’ala
Syahadat-tauhid uluuhiyah, Laa ilaaha illa-Allaah, mengandung salah satu konsekuensi yaitu Tidak ada yang menentukan hukum kecuali Allah (لا حاكم الا الله). Hal ini berarti bahwa sesungguhnya hanya Allah sajalah yang berhak menentukan hukum, aturan, atau jalan hidup (syari’ah). Oleh karena itu, manusia seharusnya berhukum kepada hukum Allah dan menegakkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individual atau sosial. Manusia dibolehkan membuat aturan asalkan aturan manusia itu harus senada-seirama (sesuai) dengan aturan Allah al-Hakim. Jika manusia tidak berhukum kepada hukum Allah maka dia tidaklah orang yang beriman. Allah swt berfirman:

فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً

Kajian Aqidah dan Akhlaq (ke-8)

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim.

JIN, IBLIS DAN SYAITHAN

Kata ‘jin’ (Bahasa Arab al-Jin) berasal dari kata janna yang berarti ‘bersembunyi’, karena memang jin itu mahluk ghaib yang tersembunyi dari padangan dan sentuhan manusia. Sebagian mahluk jin taat kepada Allah – yaitu jin baik, sedangkan sebagian lainnya tidak taat kepada Allah – yaitu jin buruk yang terdiri dari iblis dan syaithan. Kata ‘iblis’ berasal dari kata ablasa yang berarti ‘putus asa’ (karena memang iblis berputus asa atas rahmat Allah), sedangkan kata ‘syaithan’ berasal dari kata syathana yang berarti menjauh (karena memang syaithan jauh dari kebenaran Allah).

Mengapa manusia berbuat salah atau dosa? Jawaban secara umum dan pada dasarnya adalah karena keberadaan syaitan (anak cucu keturunan iblis) yang menggoda dan menyesatkan manusia. Ada beberapa langkah yang dilakukan syaithan (khuthuwaatisy-syayaathiin) untuk mengajak manusia berbuat dosa, yaitu tadhlil (menyesatkan) dan takhwif (menakut-nakuti).

Kajian Aqidah dan Akhlaq (ke-7)

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim, Bismillaahirrahmaanirrahiim

TAUBATAN-NASHUUHA

Salah dua dari 99 nama-nama Allah yang baik (al-Asmaaul-Husna) adalah al-Ghafuur (Maha Pengampun) dan al-‘Afuwwu (Maha Pemaaf). Dua nama baik tersebut pada hakekatnya mempunyai makna yang sama yaitu Allah akan membebaskan dari neraka atas kesalahan dan dosa manusia, kecuali berbuat syirik (menyekutukan) Allah al-Ahad. Pengampunan (permaafan) dari Allah atas dosa manusia merupakan perwujudan rasa sayang Allah (ar-Rahiim). Allah bersifat Ghafuurur-Rahiim (Maha Pengampun lagi Penyayang). Innahu huwat-tawwaabur-rahiim (Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang – QS al-Baqarah 2:37). Konsekuensi dari keimanan kepada dua nama Allah tersebut adalah bahwa jika manusia berbuat salah atau dosa maka dia harus bertaubat (mohon ampun), dengan taubatan nashuhaa (taubat yang semurni-murninya).

Dokumentasi Kegiatan baitul Arqom Muhammadiyah UK Januari 2009

 

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,
 
Bapak/Ibu Para Pembaca Yang Budiman,
 
Barangkali ada yang ingin mengignat kembali kegiatan yang pernah diadakan oleh PCIM UK bulan Januari 2009 lalu. Ini saya dapatkan hasil pendokumentasian oleh Dr. Muslich Hartadi Sutanto beberapa hari lalu. Semoga menambah semarak website MS-UK, bertambah semangat untuk melakukan dakwah amar ma'ruf nahyi munkar dikalangan kita dan masyarakat luas. Selamat menikmati.
 
  1. Sambutan Rompongan PP Muhammadiyah: Dr. Haedar Nasir, M.Si, Dr. Muhadjir Effendy dan Prof Zamroni oleh Dubes RI untuk United Kingdom dan Republic Irlandia Bapak Yuri O Thamrin beserta staff
  2. Kunjungan PP Muhammadiyah ke MCB, Moslem College dan Tony Blair faith Foundation
 
  1. Dokumen serba-serbi Baitul Arqom PCIM UK

http://www.flickr.com/photos/22190339@N08/sets/72157612950437828/

 

Silahkan menikmati, dan semoga berkenan. Segala kritik dan saran dari pembaca akan senantiasa diterima dengan senang hati,

ttd

PCIM-UK